Kenali Hernia Umbilikalis pada Bayi

1 tahun yang lalu
Oleh : Dr. dr. Naomi Esthernita Dewanto Sp. A (K)


Apa itu Hernia Umbilikalis?

Hernia umbilikalis terjadi ketika ada bagian dari usus yang menonjol melalui pembukaan pusat di otot perut, dikenal dengan “bodong” yang umumnya tidak berbahaya. Pada umunya terjadi pada bayi dan dapat juga terjadi pada orang dewasa. Pada bayi, hernia umbilikalis dapat sangat jelas terlihat ketika bayi menangis, pusar bayi tampak menonjol. Ini adalah tanda klasik dari hernia umbilikalis. Pada anak-anak, banyak hernia umbilikalis dapat menutup sendiri mendekati usia 1 atau 2 tahun.  Untuk mencegah komplikasi, hernia umbilikalis yang tidak hilang pada usia 4  tahun atau mereka yang muncul saat dewasa mungkin perlu tindakan bedah.

Bagaimana Gejalanya?

Gejala yang tampak pada penderita hernia umbilikalis adalah munculnya benjolan lunak di dekat pusar.

Pada bayi, benjolan ini akan menghilang ketika bayi dalam kondisi diam. Benjolan hernia umbilikalis biasanya akan muncul saat bayi menangis, batuk, tertawa, atau mengejan. Gejala yang sama juga muncul pada orang dewasa yang mengalami hernia umbilikalis. Ditambah, orang dewasa juga akan mengalami rasa tidak nyaman atau pun rasa sakit di bagian pusar.

Berkonsultasilah dengan dokter saat Anda atau bayi mengalami benjolan di perut, terlihat kesakitan (khususnya pada bayi), muntah, atau benjolan mulai membengkak dan berubah warna.

Apa saja Penyebabnya? 

Selama kehamilan, tali pusat melewati lubang kecil di otot perut bayi. Lubang ini biasanya menutup setelah lahir. Jika otot-otot perut gagal menutup dengan sempurna di garis tengah perut, kelemahan di dinding perut ini dapat menyebabkan hernia umbilikalis pada saat lahir atau di kemudian hari.

Faktor resiko

Hernia umbilkalis umunya terjadi pada bayi prematur dan bayi dengan berat badan lahir rendah.

Kemungkinan Komplikasi

Komplikasi dapat terjadi ketika jaringan perut yang menonjol menjadi terperangkap dan tidak lagi dapat didorong kembali ke dalam rongga perut. Hal ini mengurangi suplai darah ke bagian usus yang terjebak dan dapat menyebabkan nyeri di sekitar pusar dan kerusakan jaringan. Jika ada bagian usus yang benar-benar terputus dari suplai darah (strangulasi hernia), kematian jaringan (gangren) dapat terjadi. Infeksi dapat menyebar ke seluruh rongga perut, menyebabkan situasi yang mengancam jiwa.

 

Bagaimana Penatalaksanaannya? 

Direkomendasikan untuk menunggu hernia umbilikalis menutup sendiri. Hal ini terjadi sesuai pertumbuhan anak otot-otot perut akan semakin kuat dan akan  menutup hernia secara alami. Hal ini biasanya terjadi pada usia 3 atau 4 tahun, atau bisa lebih cepat. Sampai saat ini tidak ada ketentuan kapan harus dilakukan opearsi elektif. Jika ada defek sebesar 1,5 cm atau lebih pada usia 36-48 bulan, tindakan operasi sepertinya diperlukan. Teknik seperti merekatkan atau mengikat koin di umbilikus untuk menutup hernia tidak efektif dan tidak dianjurkan. Operasi tidak disarankan kecuali hernia tidak hilang pada usia 4 tahun,  Hernia menjadi strangulasi, atau hernia yang sangat besar karena tidak mungkin untuk menutup sendiri. Jika anak Anda membutuhkan operasi perut untuk alasan yang berbeda, maka ahli bedah dapat sekaligus memperbaiki hernia umbilikalis selama operasi itu.

 

 

 

Referensi:

http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/umbilical-hernia/basics/preparing-for-your-appointment/con-20025630

http://pedsurg.ucsf.edu/conditions--procedures/umbilical-hernia.aspx

J of The National Medical Association 1977:69(12);897.

Sumber Gambar: mankatofreepress.com





Artikel Terkait



Komentar


Silahkan login