Skrining Untuk Bayi Prematur, Apa Saja ?

2 tahun yang lalu
Oleh : Dr. dr. Dina Djojohusodo S. Sp. A (K) & dr. Evita Karianni Bermanshah Sp. A (K)


Perlu diketahu bahwa skrining (deteksi dini ) penting dilakukan pada bayi prematur karena organ-organ tubuhnya yang belum matang. Skrining ini dilakukan sejak bayi dirawat di Neonatal intensive care unit (NICU) dan dilanjutkan sampai pulang ke rumah untuk mencegah kecacatan dan mendapatkan tumbuh kembang bayi yang optimal.

 

Skrining yang dilakukan ialah:

  • Skrining kepala

Skrining kepala dilakukan dengan pemeriksaan USG kepala

  • Skrining mata

Skrining ini untuk memeriksa mata bayi prematur, wajib bagi semua bayi prematur karena jika terlambat, dapat menyebabkan kebutaan dan dilakukan oleh dokter spesialis mata.

  • Skrining pendengaran

Pemeriksaan yang wajib untuk bayi prematur, dengan pemeriksaan OAE (Otoacoustic Emissions) dilakukan oleh dokter spesialis THT

  • Skrining jantung

Bayi prematur sering mengalami kelainan pada jantung sehingga pemeriksaan dengan ekokardiografi wajib bagi bayi prematur.

  • Skrining sistem pernafasan dan saluran cerna

Skrining ini dapat dilakukan pemeriksaan USG dan foto rontgen.

  • Skrining pemeriksaan darah

Skrining ini dilakukan untuk pemeriksaan hipotiroid, kuning, anemia, infeksi dll.

  • Skrining pertumbuhan dan perkembangan

Skrining ini perlu dilakukan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi.  Bila ada keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan dapat segera diketahui dan dilakukan intervensi sehingga meminimalkan gangguan tumbuh kembang dikemudian hari karena anak merupakan generasi penerus bangsa dan aset orang tua yang sangat berharga.

Jadi, sudahkah melakukan skrining untuk bayi prematur Anda ? 

 

 

 

Image credit: mom.me





Artikel Terkait



Komentar


Silahkan login

adinka zahrah 2 tahun yang lalu
dear dokter... terimakasih infonya mengenai Skrining Bayi Prematur ini... sangat berguna! saya adalah Preemie Mom & ketika awal anak saya lahir, anak saya telah menjalani semua skrining seperti yg dijelaskan pada artikel di atas..... yang ingin saya tanyakan adalah: kapan skrining ulang dilakukan? mengingat usia anak saya skrg sudah 1 tahun 2 bulan & sejauh ini (alhamdulillah atas kuasa Allah SWT) semua indera berfungsi dengan baik.... Apakah penting melakukan screening ulang? Mohon pencerahannya :)